Bagian 3 dari 5

Kasbon Pelanggan, Pembayaran QRIS, dan Promo

4. Kasbon pelanggan lebih mudah dipantau

Kasbon sering menjadi bagian penting dari kehidupan warung.

Masalahnya bukan hanya mencatat siapa yang berhutang, tetapi juga mengetahui:

  • siapa yang memiliki kasbon,
  • berapa jumlahnya,
  • berapa yang sudah dibayar,
  • dan berapa sisanya.

KringKASIR menyediakan pengelolaan kasbon pelanggan sehingga pembayaran dapat mengurangi saldo kasbon secara otomatis.

Yang perlu dibedakan adalah:

  • Kasbon = pelanggan berhutang kepada warung.
  • Hutang = warung berhutang kepada kreditur.
  • Kreditur = pihak yang memberikan pinjaman kepada warung.

5. Pembayaran kasbon melalui QRIS

Menariknya, pembayaran kasbon tidak harus selalu dilakukan secara tunai.

Jika pelanggan membayar kasbon melalui QRIS, transaksi tersebut dapat diproses melalui:

Laporan → Kas Masuk → QRIS

Kemudian label transaksi diubah dari Penjualan menjadi Kasbon, lalu pilih pelanggan.

Saldo kasbon pelanggan akan dikurangi secara otomatis.

Ini membantu memisahkan dua hal yang sering tercampur:

QRIS masuk belum tentu merupakan penjualan baru. Bisa saja QRIS tersebut merupakan pembayaran hutang pelanggan.

6. Kelola pelanggan

Data pelanggan membantu warung mengenali siapa yang berbelanja dan siapa yang memiliki kasbon.

KringKASIR juga menyediakan Kartu Pelanggan QR.

Kartu tersebut dapat dibuat dengan QR khusus toko. Pelanggan dapat menerima kartu melalui WhatsApp atau menyimpannya di HP.

Ketika pelanggan datang kembali, kasir cukup melakukan scan sehingga pelanggan dapat ditemukan tanpa harus mengetik nama.

Ini menjadi semakin berguna ketika jumlah pelanggan mulai banyak.

7. Promo untuk membuat pelanggan kembali

Warung juga dapat menggunakan fitur promo hadiah.

Promo dapat dibuat berdasarkan:

Jumlah nota

Misalnya: setiap 10 nota → pelanggan mendapatkan hadiah.

Total belanja

Misalnya: total belanja Rp1.000.000 → pelanggan mendapatkan hadiah.

KringKASIR akan membantu mengingatkan kasir ketika pelanggan telah mencapai target atau hampir mencapai target.

Dengan begitu, kasir tidak perlu menghitung manual setiap kali pelanggan datang.