Fungsi Setiap Halaman

Penjualan

Pilih nominal, pilih cara bayar, foto bukti bila QRIS, nota langsung siap: penjualan beres dalam 4 layar pendek. Filosofinya satu transaksi satu layar. Inilah cara mencatat penjualan:

Mencatat penjualan mengikuti 4 layar berurutan (berlaku di mode Simple & POS):

  1. Form Penjualan: isi Total Penjualan (otomatis format Rp, ada tombol cepat Rp 5K–50K dan tombol hitung), pilih pelanggan (opsional), tulis catatan, foto nota bila perlu → Simpan & Lanjut.
  2. Pilih Cara Bayar: TUNAI (langsung jadi), Kasbon (wajib pilih pelanggan dan masih dalam batas), atau QRIS (lanjut ke layar bukti).
  3. Bukti QRIS (khusus QRIS): foto bukti, nominal ikut terbaca dan bisa dikoreksi; selisih dengan total otomatis jadi kasbon atau hutang pelanggan bila ada.
  4. Nota: layar penuh, siap cetak, kirim WA, atau bagikan. Gambar nota otomatis tersimpan di Galeri HP. Kembali ke form yang sudah kosong untuk transaksi berikutnya.

Mode POS memakai keranjang: cari nama barang (ketik 3 huruf) atau scan barcode pakai kamera → tombol +/- atur jumlah (ketuk angka untuk ketik manual) → total otomatis → lanjut 4 layar yang sama. Stok berkurang sendiri tiap simpan.

Mode Simple ada Kalkulator dengan tombol Cek: HP membacakan tiap angka dan hasil (ketuk angka untuk dengar lagi, tombol Berhenti untuk diam), lalu Pakai Hasil untuk isi total. Langkah hitung ikut tampil di nota sebagai Rincian hitung.

QRIS otomatis: bila 60 detik tidak ada notif masuk, penjualan tetap dicatat sukses tanpa bunyi supaya uang pembeli tidak hilang dari buku.

Lihat juga: Apa beda Mode Simple vs POS? · Bagaimana kelola Produk & stok? · Bagaimana cara membatalkan penjualan yang salah catat?